Pengalaman Membeli Buku Secara Online di Amazon

Sebenarnya bukan kali pertama saya membeli barang/layanan dari luar negeri. Hanya saja, kebanyakan berupa barang digital, misalnya buku elektronik, atau piranti lunak. Dari semua transaksi, bisa dikatakan tidak ada yang mengalami masalah. Semuanya berjalan dengan lancar.

Tanggal 13 November 2011 yang lalu, saya memutuskan untuk membeli sebuah buku biografi Steve Jobs yang ditulis oleh Walter Isaacson. Memang sih, sudah tersedia dalam bahasa Indonesia juga, namun dari beberapa ulasan dan tanggapan yang saya dengar dan baca, cukup banyak yang merasa kurang puas terhadap hasil terjemahannya. Saya coba lihat di Gramedia Malioboro, saat itu kalau tidak salah harganya Rp 110.000,00.

Di Periplus (masih di Malioboro juga) sebenarnya ada saya lihat buku ini dalam bahasa Inggris. Agak lupa tepatnya berapa harganya dalam rupiah, tapi tertulis di bagian belakang seharga $35 dollar Amerika.

Saya coba periksa langsung ke situs Amazon melalui aplikasi dari ponsel saya, dan saat itu buku dijual dengan harga diskon $17.88. Penawaran yang menarik. Saya coba melakukan pemesanan untuk melihat total biaya yang harus saya bayarkan (termasuk pengiriman). Ternyata total yang harus saya bayarkan adalah $27.86, dengan informasi perkiraan pengiriman selama 3 (tiga) minggu. Untuk metode pengirimannya, saya memilih “Standard International Shipping”.

Detil semua biaya adalah sebagai berikut:

Item(s) Subtotal: $17.88
Shipping & Handling: $9.98
Total Before Tax: $27.86
Sales Tax: $0.00
Total for This Shipment: $27.86

Dari hasil pencarian informasi, terkait dengan hal-hal pembelian dan pengiriman ini ada beberapa informasi yang menurut saya penting untuk menjadi catatan:

  • Waktu pengiriman tiga minggu adalah perkiraan, biasanya malah bisa lebih cepat. Kira-kira bisa dalam waktu 2 (dua) minggu.
  • Tentang bea masuk, tidak akan dikenakan biaya masuk jika total pemesanan dibawah $50. Lupa tepatnya berapa. Dan, biaya yang harus dibayarkan nantinya hanyalah biaya bungkus dan pengiriman oleh kantor pos.
  • Banyak informasi yang mengatakan kalau rata-rata semua proses berjalan dengan lancar (apalagi untuk produk buku).
  • Beberapa keluhan atau pertimbangan lain adalah tentang besarnya biaya pengiriman dan bea masuk.

Sebenarnya memang lebih mudah dan cepat jika saya langsung beli di toko buku Periplus. Tapi, saya juga ingin ‘membeli’ pengalaman dengan melakukan pemesanan langsung ke Amazon. Akhirnya, saya lakukan pemesanan pada tanggal 13 November 2011, dengan alamat tujuan pengiriman ke Jogjakarta.

Menurut catatan pengiriman dari Amazon, buku saya diperkirakan akan sampai tanggal 7 Desember 2011. Dan, saya mencoba memanfaatkan fitur pelacakan kiriman yang ada. Agak ragu juga karena menurut fitur pelacakan setelah sekitar dua minggu, paket buku saya masih berada di Amerika Serikat.

6525973549_9ae3862fed_b

Akhirnya, pada tanggal 3 Desember 2011 buku saya sampai ke alamat tujuan dengan dikenakan biaya dari kantor pos sebesar Rp 3.000,00. Oh ya, bukunya sendiri diantar langsung. Beberapa rekan berbagi informasi juga kalau lebih sering diminta sendiri untuk mengambil ke kantor pos. Ketika saya periksa status pengiriman di Amazon, ternyata masih di Amerika Serikat, padahal buku sudah saya terima.

6525986781_153af76859_b

Buku sendiri dikemas dengan rapi dan masih utuh tanpa ada tanda-tanda dibuka.

Dengan semua proses yang berjalan dengan lancar ini, saya rasa saya akan membeli buku yang lainnya. Tentu saja setelah membandingkan apakah memang lebih murah jika beli langsung di Amazon, atau di toko buku. :)