Membeli Bahan Bangunan dan Layanan Antar Melalui Terminal Bangunan

Saya tahu Terminal Bangunan sebagai salah satu tempat untuk membeli kebutuhan terkait dengan bahan bangunan dan kebutuhan lain untuk rumah belum lama. Hal ini karena lokasi dimana saya sering bepergian tidak melewati lokasi Terminal Bangunan yang ada di Jalan Kaliurang. Kadang, saya hanya mengunjungi tempat seperti BJ Home di area Blok O, Janti dan juga Matahari Jaya di Jalan Parangtritis.

Saya tidak mengecek perbandingan harga produk yang banyak. Namun, untuk harga saya menjumpai kalau Terminal Bangunan menawarkan harga yang sedikit lebih murah. Untuk barang seperti lampu Philips LED, keramik lantai, dengan merek yang sama harga lebih murah antara Rp5.000 sampai Rp10.000. Walaupun, sekilas saya melihat untuk barang yang dijual tidak selengkap BJ Home.

Dalam beberapa kali kesempatan — oh ya, tidak ada biaya parkir di Terminal Bangunan –, saya membeli barang seperti lampu Philips LED, lem silikon, dan juga¬†floor drain atau saringan kamar mandi. Masih terkait dengan agenda untuk pindah rumah, saya dan istri memutuskan untuk sedikit menambah kegiatan renovasi dengan mengganti lantai kamar mandi. Keputusan ini datang belakangan justru setelah selesai melakukan pengecatan. Agak di luar rencana, tapi mumpung belum ada barang yang masuk, dan mengurangi keribetan dan kekotoran nantinya jadi diputuskan untuk sedikit menunda kepindahan dan fokus mengganti lantai kamar mandi terlebih dahulu.

Lantai kamar mandi yang ada berwarna putih dan warnanya sudah tidak terlalu bersih lagi. Dan, ini sekaligus malah untuk melakukan pengecekan kondisi apakah ada air yang merembes atau bocor, terutama untuk kamar mandi yang ada di lantai dua.

Ketika harus mengambil keputusan dimana kami harus membeli keramik untuk lantai kamar mandi, ada beberapa pertimbangan. Pertama, kami mau yang cukup dekat dari lokasi rumah, lebih baik lagi kalau bisa dikirim dengan cepat karena tukang yang mengerjakan sudah siap untuk bekerja. Kedua, harga cocok, karena kebutuhan cukup banyak.

Akhirnya, setelah mempertimbangkan dan memilih dari sekian banyak pilihan disain dan merek, kami putuskan untuk membeli di Terminal Bangunan. Sebelum membeli, saya menanyakan apakah persyaratan untuk mendapatkan layanan antar. Berikut beberapa hal yang perlu diketahui seputar layanan antar dari Terminal Bangunan:

  • Minimum pembelanjaan adalah Rp1.000.000. Ini bebas untuk berapa Sales Order atau nota, yang penting pada satu kali sesi pembayaran.
  • Jarak dalam radius 5km. Jika lebih, maka ada biaya tambahan kalau tidak salah Rp3.000/km.
  • Pengiriman akan dilakukan dalam 2 (dua) hari sejak pembayaran.

Untuk detil terbaru, silakan menanyakan ke bagian layanan konsumen yang berada tidak jauh dari kasir. Setelah melakukan pembayaran untuk beberapa barang, saya menuju ke konter layanan konsumen untuk mengkonfirmasi lokasi dan jadwal pengiriman. Tidak ada biaya lain yang timbul karena area pengiriman ke lokasi tidak sampai 5km. Beberapa belanjaan saya bawa sendiri, karena ukuran yang lebih kecil.

Pengiriman Lebih Cepat

Awalnya, saya diberitahu bahwa pengiriman dilakukan pada hari Senin. Saya tidak masalah, karena kebetulan tukang juga ada di rumah seharian. Namun, pada hari Minggu saya mendapatkan telepon dari Terminal Bangunan apakah saya ada di rumah jika barang bisa dikirimkan hari Minggu tersebut. Karena awalnya saya memang berencana untuk ke rumah, jadi saya iyakan dengan sepakat pengiriman sekitar pukul 12:00-13:00 WIB.

Namun, ternyata armada pengiriman datang lebih cepat dan saya belum sampai rumah. Akhirnya, setelah menunggu kembali, barang hasil pembelian saya diantar. Waktu itu, saya minta bahan belanjaan saya untuk diletakkan di area teras saja.

Secara keseluruhan, saya mendapatkan pengalaman positif berbelanja di Terminal Bangunan.

Catatan: Cerita di atas merupakan pengalaman saya pribadi pada bulan Juni 2018. Saya tidak memiliki afiliasi atau hubungan bisnis lain dalam membuat tulisan ini.