Mau Pakai TV Kabel?

Kemarin siang, dapat nomer telpon yang menawarkan tentang layanan TV kabel. Kalau tidak salah tangkap, sepertinya dari yang saya dengar, data nomor telpon dapat dari Speedy deh — ya, saya pelanggan Telkom Speedy. Intinya menawarkan kalau ada paket berlangganan TV kabel, dengan biaya paling murah Rp 125.000,- per bulan. Lupa juga tadi itu untuk berapa kanal.

Sempat tertarik sih, tapi sepertinya jadi males juga. Dengan televisi yang saat ini hanya menangkap siaran televisi lokal Indonesia saja sudah jarang banget nonton TV, apakah kalau nambah kanal siaran malah jadi lebih hobi nonton TV? Waduh, ini yang saya malah ndak mau. Nonton TV terus, malah gak kerja nanti. Repot.

Eh iya, ketika saya tanya apakah (misal saya ikut berlangganan) pembayaran bisa jadi satu dengan Telkom Speedy, ternyata terpisah. Seperti tidak ada hubungan dengan Telkom. Lalu, bagaimana mereka tahu tentang nomor telpon saya? Dari Telkom, atau bukan?

3 Comments

  • Telkomspeedy memang menjual data pelanggan-nya

    gw berkali-kali ditelpon dari bank-bank untuk menawarkan kartu kredit.

    Trus, kenapa gw yakin itu dari telkomspeedy?

    Karena data telkomspeedy gw itu atas nama istri tapi pake nomer HP gw. Dan itu hanya buat telkomspeedy doang hehehhe….

    Pas nelpon…

    Telemarketer : “Halo…”
    Gue : “Iya…”.
    Telemarketer : “Betul dengan bapak “.

    Gw sih ketawa haha.. wong nama istri gw gak ada cowok-nya koq panggil bapak. tapi karena yg nerima suara cowok, akhirnya ya keceplosan deh hihi

    • Wah, itu dia. Saya juga bingung. Tak kira ini ada hubungannya dengan Speedy. Karena, nama pelanggan Speedy atas nama saya, bukan atas nama yang ada di akun telepon rumah.

      Jadi kejadiannya persis kayaknya nih Dhien… Sekarang sudah penawaran telepon kabel. Besok apa lagi ya?