Masih tentang Layanan Pro-XL yang Membingungkan

Setelah saya berhasil melakukan proses berhenti berlangganan RBT dari layanan XL kemarin — walaupun saya tidak merasa berlangganan — saya mengira bahwa kejadian berkurangnya pulsa XL saya sudah berhenti. Tetapi, kenyataannya tidak.

Saya jadi berpikir, keanehan ini di pihak mana, atau gara-gara apa? Apakah memang dari Pro XL, rekanan XL, masalah di handphone saya, atau karena pemakaian pulsa oleh saya sendiri? Memang saya kadang pakai layanan XL-GPRS, tapi hanya sesekali saja. Kalaupun agak lama, saya berlangganan yang paket internet, baik harian atau mingguan. Walaupun memang tidak sering.

Tadi malam (21 Januari), sekitar pukul 20.00 WIB saya beranikan diri untuk mengisi pulsa sebesar Rp. 10.000,– saja. Sekadar untuk mengetes apakah pembelian pulsa saya aman. Setelahnya, saya tidak menggunakan handphone saya sama sekali. Pulsa masuk, saya periksa saldo Rp. 10.xxx,–.

Keesokan harinya (22 Januari), saya cek lagi saldonya. Dan, dengan ajaibnya, pulsa tinggal Rp.2.xxx,–. Saya lupa tepatnya berapa. Dhuar! Berkurang lagi. OK, apakah karena RBT lagi? Saya coba melakukan panggilan ke nomor saya sendiri, ternyata tidak ada nada sambung pribadi yang terdengar dari handphone saya. Saya bingung dan kesal. Kenapa? Mungkin bisa jadi ini bukan karena XL sebagai operator, mungkin sebab lain. Tapi apa?

Sekitar pukul 14.00, saya menelpon ke Customer Service XL di nomor 817 (sesuai yang tertera di websitenya). Saya tahu kalau untuk melakukan panggilan ke Customer Service di nomor tersebut saya dikenakan biaya Rp. 350,–. Saya gunakan sisa pulsa tersebut untuk menelpon. Telepon saya dijawab oleh operator yang bertugas. Saya sampaikan kejadian dari sudut pandang dan pemahaman saya. Hasil pembicaraan saya dengan customer service tersebut — saya lupa namanya — adalah begini:

  • SMS yang saya terima dari layanan promo XL dan juga layanan iming-iming tentang menjadi jutawan dari nomor 12300 TIDAK mengurangi pulsa saya.
  • Saya tidak sempat mendapat penjelasan tentang kenapa saya bisa dianggap berlangganan RBT.
  • Catatan aktivitas penggunaan layanan dari nomor saya bisa dilihat, tapi pada saat saya menelpon data tersebut belum tersedia. Mungkin sekitar 2-3 jam kemudian bisa tersedia. OK, ini masih masuk akal, siapa tahu memang mereka meng-update log tersebut secara batch terjadwal. Oh ya, menurut customer service tersebut, data terakhir yang tercatat adalah tanggal 20 Januari 2010.
  • Saya diminta menghubungi kembali 2-3 jam kemudian. Saya simpulkan saja sekitar pukul 17.00.

Setelah saya menelpon, saya check kembali saldo pulsa saya. Dan memang benar berkurang sesuai kebijakan tarif, dan sisa saldo pulsa masih sekitar Rp. 1.6xx,–. Sengaja tidak saya isi dulu, karena masih belum jelas masalahnya.

Sekitar pukul 16.40 saya mencoba menelpon kembali customer service XL di nomor yang sama: 817. Asumsi saya, dengan pulsa masih Rp 1.6xx,– masih bisa melakukan panggilan. Ternyata tidak. Wah, pulsa tidak cukup ternyata. Karena penasaran, saya periksa saldo pulsa saya. Tinggal Rp. 151,–. Padahal jelas-jelas saya tidak melakukan aktivitas apapun. Menyebalkan!

Keinginan saya untuk mencari kejelasan tentang masalah ini memaksa saya untuk membeli pulsa kembali. Saya beli pulsa minimal saja di dekat rumah. Cukup isi Rp. 5.000,– saja. Pulsa masuk dan tanpa menunggu lagi — sebelum kepotong lagi dengan ajaib — saya langsung telpon 817. Dijawab oleh seseorang yang namanya juga saya tidak begitu jelas mendengar. Tapi dari suaranya, sepertinya orang yang berbeda dengan yang sebelumnya.

Saya jelaskan secara singkat dan kejadian yang baru saya alami. Tidak ada jawaban yang benar-benar memberikan solusi. Responnya adalah sama: Bisa dilihat nanti catatan atau log pemakaian telepon. Tapi, saat ini data belum ada. Harus menunggu 1 x 24 jam. Lha, iki piye toh? Kalau memang harus 1 x 24 jam, kenapa yang sebelumnya bilang 2-3 jam? Saya akhiri pembicaraan dengan terima kasih. Saya periksa kembali pulsa saya, dan tetap berkurang sesuai tarif: Rp. 350,–.

Nah, saya akan coba untuk tidak melakukan panggilan/pengiriman SMS atau aktivitas apapun yang melibatkan pemakaian pulsa XL saya. Paling tidak sampai besok menelpon kembali. Apakah pulsa saya akan hilang dengan ajaib lagi? Entahlah… Kalau ini memang faktor dari kesalahan saya, saya akan akui. Kalau memang dari pihak operator, sepertinya solusinya paling bahwa saya tidak ada masalah lagi. Mengembalikan pulsa/kompensasi? Ah… ngimpi!

Kita lihat besok deh… Mungkin sudah saatnya pindah operator. Tapi pilih yang mana ya?

Update: Kalau tidak salah ingat, saya hitung-hitung berarti saya sudah menjadi pelanggan Pro XL selama sekitar 10 tahun lebih dari 5 tahun. Mungkin sudah saatnya berhenti memakai layanan Pro XL.