(Belum jadi) Melakukan penarikan tunai Western Union di Indomaret

Cuma sekilas saja dan cukup lama saya melihat ada logo Western Union di gerai Indomaret. Cuma karena memang belum pernah ada keperluan yang melibatkan Western Union, jadi tidak begitu memedulikan. Sampai beberapa hari yang lalu.

Western Union

Ceritanya saya butuh mencairkan sejumlah dana — dibawah $US 200. Pernah saya melakukan pencairan dana melalui kantor pos dan juga bank. Rata-rata proses lancar saja. Hanya saja, kadang karena alasan kepraktisan dan setelah mendapatkan beberapa informasi termasuk teman yang pernah mencairkan disana, akhirnya saya berkeinginan untuk mencobanya.

Saya mendatangi kasir Indomaret dan menanyakan apakah bisa melakukan pencairan dana Western Union. Petugas kasir tersebut menyampaikan bisa, dan saya perlu untuk menyertakan satu lembar fotokopi identitas (Kartu Tanda Penduduk). Nah! Saya urungkan niat saya karena memang tidak bawa fotokopi KTP, dan tidak ada jasa fotokopi yang ada di dekat tempat tersebut.

Berarti, nanti akan butuh untuk bawa fotokopi KTP. Tiga hari kemudian, saya bawa satu lembar fotokopi KTP ketika saya pergi. Tidak memang saya niatkan untuk ke Indomaret, tapi siapa tahu nanti menemukan gerai Indomaret dan dapat langsung melakukan pencairan dana.

Dan, kebetulan ada gerai Indomaret yang saya temui ketika dalam perjalanan. Sama seperti sebelumnya, saya tanya dulu kemungkinan apakah  bisa melakukan pencairan dana. Ternyata bisa. Akhirnya saya disodori formulir. Ketika hendak menulis, saya ditanya tentang fotokopi indentitas. Atas informasi sebelumnya, satu lembar saja. Apakah satu lembar? Tidak!

Salah satu karyawan Indomaret yang lain yang kebetulan ada disitu bilang kalau butuh dua lembar fotokopi. Saya ulangi: dua lembar. Petugas kasir juga sempat tidak yakin. Mulai deh perasaan tidak enak. Petugas kasir sempat menanyakan lagi ke temannya yang menyampaikan bahwa butuh dua lembar fotokopi identitas. Dia sepertinya juga masih agak bingung dan kurang yakin. Akhirnya, petugas kasir tersebut “mengalah” dan menyampaikan kalau butuh dua lembar fotokopi identitas. Ketika saya konfirmasi lagi apakah tidak bisa dengan satu salinan identitas, petugas tersebut menggeleng dengan ekspresi yang kurang yakin juga.

Akhirnya, saya tinggalkan saja dengan perasaan yang agak kecewa. Apakah memang ada perubahan kebijaksanaan dalam rentang waktu tiga hari tersebut? Oh ya, kedua lokasi gerai Indomaret tersebut berada di daerah yang bisa dikatakan cukup ramai di Jogjakarta.

Mungkin lain waktu saja. Semoga saja tiba-tiba tidak membutuhkan Kartu Keluarga. Hehehe…